Tampilkan postingan dengan label Paul Pogba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paul Pogba. Tampilkan semua postingan

WHO Beri Apresiasi Kepada Cristiano Ronaldo




Berita bola terbaru hari ini, Rabu 17 Maret 2020 datang dari, Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dimana mereka memberikan apresiasi kepada mega bintang, Cristiano Ronaldo. WHO menilai sikap toko dunia ini sangat patut dicontoh dengan peduli kepada orang lain khususnya kepada korban virus corona.

Cristiano Ronaldo memang kerab kali memberikan perhatian dirinya kepada musim apapun itu. Terbaru dirinya memberikan semangat dan himbauan kepada para pengikutnya. Dirinya meminta setiap orang menjaga kesehatan dirumah masing-masing. Dirinya bahkan menegaskan untuk pentingnya mendengarkan saran dari WHO agar tidak terjangkit virus mematikan ini.

"Dunia sedang melalui masa yang sangat menyulitkan dan butuh kepedulian serta kewaspadaan tinggi dari kita semua," ujar Ronaldo dalam unggahannya di situs WHO.

"Saya bicara hari ini bukan sebagai pesepakbola, tapi sebagai anak, ayah, manusia biasa yang begitu khawatir dengan perkembangan penyebaran virus di seluruh dunia saat ini," sambungnya.

"Sangat penting untuk kita mengikuti semua saran dari WHO dan instansi pemerintah terkait cara penanganan situasi saat ini. Perlindungan nyawa manusia adalah prioritas utama saat ini.

Melihat kepedulian dari bintang Juventus itu sudah pasti WHO merasa sangat senang. Mereka sangat berterima kasih karena secara tidak langsung mereka membatu WHO dalam menghambat virus corona tersebut. Dengan menempatkan kesehatan masyarakat diatas segalanya tujuan utama dari WHO sekarang ini.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang memuji langkah CR7, dalam mengingatkan dunia untuk peduli pada kesehatan masyarakat dari penyebaran virus corona. Politisi dan Akademisi Ethiopia itu juga menapresiasi seluruh toko sepak bola dunia yang ikut aktif melawan Corona.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Jurgen Klopp dan Liverpool atas pesan kuat Anda kepada dunia kita, ” ujar Ghebreyesus dengan penuh rasa haru biru. “Menempatkan kesehatan masyarakat sebagai yang utama, mengurangi risiko penyebarannya, merawat yang rentan dengan kasih sayang: semua itu adalah cara-cara WHO.”

“Kita pasti akan memenangkan pertarungan melawan COVID-19 jika kita mau bekerja sama. WHO merasa bersyukur atas solidaritas yang ditunjukkan oleh Jurgen Klopp dan Liverpool, Alisson Becker, Cristiano, Paul Pogba, FIFA, Peter Schmeichel, Andrea Radrizzani, Romain Grosjean dan masih banyak lagi tokoh penting dalam dunia olahraga,” pungkasnya.

Sementara, Paul Pogba yang juga disebutkan namanya diatas ikut aktif memberikan himbauan kepada para pengikutnya di Instagram. Sebanyak 39.7 juta pengikut sudah melihat postingan sang pemain berkelas Manchester United. Dirinya mengajak para followersnya untuk mulai membiasakan menutup mulut ke arah siku tangan saat bersin atau batuk daripada ke arah telapak tangan.

Patrice Evra Sarankan Paul Pogba Hengkang Dari United



Mantan bek Manchester United, Patrice Evra memberikan saran kepada gelandang Setan Merah Paul Pogba. Dirinya melihat gelandang 26 tahun itu sudah tidak akan betah lagi berada di lingkungan sepak bola yang sekarang. Dirinya akan selalu disalahkan oleh para pendukung bermain ataupun tidak bermain sama sekali.

Manchester United yang awalnya berhasil memulangkan Paul Pogba dengan nilai fantastic 89 juta poundsterling. Saat itu dirinya digaet dari klub sepak bola raksasa Italia, Juventus pada musim 2016-2017 lalu. Namun disayangkan Paul Pogba tampil diluar harapan yang tidak dapat menaikkan performa dari Setan Merah ditahun-tahun berikutnya.

Para pengemar pun sudah jenuh melihat tingkat dari Paul Pogba. Mereka menilai semua yang terjadi kepada Manchester United merupakan kesalahan dari Pogba. Situasi yang serba salah ini menurut Evra hal ini sudah tidak bisa lagi menjadi tempat tinggal untuk Pogba. Dirinya harus mempertimbangkan untuk segera pergi dari Reds Devils.

"Paul, saat dia bermain maka orang-orang akan menyalahkan dia, bahkan saat dia tak bermain sekalipun orang-orang akan tetap menyalahkannya," ujar Evra kepada media sepak bola Sky Sports.

Bahkan Evra memberi contoh saat diriya masih mempekuat Marseille. "Saya bisa mengerti dengan apa yang dia rasakan, namun saat Anda hanya dianggap menjadi masalah bagi klub ... Saya memberikan contoh diri saya sendiri ketika menendang salah satu penggemar Marseille.”

“Pemilik dan manajer klub kemudian datang dan bertanya: 'Patrice, apa yang akan kita lakukan sekarang?', Saya hanya berkata: 'Saya akan pergi'. Saya tidak ingin membawa hal negatif pada klub, dan saat ini mungkin sudah saatnya bagi Paul untuk pergi,” ujar Evra.

Lebih Lanjut Evra mengingat satu moment dimana Paul Pogba disalahkan oleh para pendukung di laga besar Juventus vs Manchester United. Padahal menurutnya pertandingan sebesar itu tidak hanya  menjadi tanggung jawab dari satu pemain saja.

“Pasalnya saya ingat ketiga laga besar antara Liverpool vs Manchester United, orang-orang lebih banyak membicarakan tentang Jose Mourinho dan Paul Pogba," kata Evra.

"Ini sebuah penghinaan, bagaimana mungkin saat dua klub terbesar di dunia sedang saling berhadapan mereka hanya membicarakan satu pemain dan manajer saja. Itu sebabnya terkadang saya berpikir mungkin sudah saatnya untuk dia pergi karena ketika dia bermain, mereka akan menyalahkan Anda. Bahkan saat Anda tidak bermain, mereka juga menyalahkan Anda,"tandasnya.