Tampilkan postingan dengan label Liga Prancis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Prancis. Tampilkan semua postingan

Rasa Kangen Djibril Cisse Bermain di Liga Prancis


Berita bola Prancis, Senin 11 Mei 2020 datang dari kompetisi Liga Prancis (Ligue 1) 2019-2020. Dimana saat ini telah resmi dihentikan karena pandemi virus corona. Keputusan selanjutnya dengan menetapkan Paris Saint-Germain sebagai juara musim ini. Saat ini klub-klub kasta teratas Liga Prancis dapat menatap musim depan.
 
Menariknya ada kabar yang berasal mantan striker Liverpool,Djibril Cisse yang ingin kembali merumput di Ligue 1. Bahkan dirinya mengungkapkan keinginan bermain lagi di Ligue 1. Dirinya mengaku belum tenang karena belum dapat menggenapkan koleksi golnya di pentas Liga Prancis. Dimana dirinya menargetkan ingin pensiun dengan mengoleksi 100 gol.

“Kalian tahulah bagaimana seorang pencetak gol. Kami sangat suka gol. Kami juga suka mencapai milestone; 25, 50, 75… Bagiku, tonggak 100 gol yang terus mengganggu. Aku sudah mencetak 96 gol dan terhenti,” ujar Djibril Cisse seperti dikutip dari berita bola So Foot.

Dirinya ingin sekali menambahkan empat gol yang mengajal agar genap dari 96 gol menjadi 100 gol. “Aku masih kurang 4 gol dan itu menggangguku. Itu membuatku gila! Aku ingin kembali ke Ligue 1 untuk meraihnya. Jika ada klub yang mau, aku akan bergabung dalam dua atau tiga bulan,” ujar pria 38 tahun itu.

Meskipun diakui Djibril Cisse kalau dirinya akan jadi transfer yang sangat berisiko karena sudah cukup tua saat ini. Namun Djibril mengaku jika diberikan kesempatan bermain dirinya siap tidak dibayar. Dirinya hanya akan memburu gol yang tersisa di klub yang memberikan dirinya kesempatan bermain itu.

“Aku siap untuk kembali dan bermain secara gratis, tanpa dibayar, jadi tak ada risiko bagi mereka. Untuk saat ini, aku belum berbicara dengan siapa pun. Namun, aku harap akan ada klub yang datang,” sambung Cisse lagi.

Melihat catata Djibril Cisse, dirinya telah tampil dalam 209 pertandingan di Ligue 1 dengan berhasil menorehkan 96 gol. Gol terbanyak Djibril ada 70 gol dicatatkan bersama klubnya AJ Auxerre di tahun 1998 hingga 2004 silam. Adapun sisa 24 gol dipersembahkannya bersama Olympique Marseille pada 2006-2009 dan 2 gol bersama Bastia pada tahun 2013-2015.

Pemerintah Prancis Resmi Hentikan Total Ligue 1 Musim Ini



Berita bola Prancis, Rabu 29 April 2020 datang dari Liga Prancis. Dimana akhirnya menentukan keputusan akhir mereka. Musim ini resmi Ligue 1 dibatalkan melihat situasi pandemi virus corona yang masih menganas di Perancis. Menjadikan Liga Prancis kompetisi top Eropa kedua yang dibatalkan tahun ini.

Langkah pro kontras ini diambill setelah pemerintah Prancis melarang adanya kegiatan olahraga sampai September 2020. Memang dipastikan hal ini membuat pemasukan klub-klub menjadi hilang. Bahkan dilansir dari berita bola setempat kalau jutaan euro akan lenyap tanpa adanya pertandingan.

Pemerintah Prancis memutuskan untuk menghentikan kompetisi Ligue 1 musim 2019-2020. Perdana Menteri Prancis, Edouard Philippe, menegaskan bahwa tidak boleh ada aktivitas olahraga di negaranya hingga Agustus mendatang.

Setelahnya Operator Liga Prancis (LFP) mengumumkan bahwa Ligue 1 dan Ligue 2 baru bisa digelar pada 17 Juni mendatang. Induk sepak bola Eropa, UEFA, pun meminta agar kompetisi domestik musim ini bisa berakhir pada Agustus. Sebelumnya Liga Belgia dan Belanda sudah lebih dulu mengeluarkan keputusan tersebut.

Banyak komentar terkait keputusan itu termasuk Presiden Paris Saint Germain (PSG) Nasser Al Khelaifi. Dirinya mengatakan kalau penghentian kompetisi Ligue 1 musim ini tidak serta merta membuat PSG berhentik bertanding. Mereka masih ada kesempatan bermain di Liga Champions musim ini.

“Dalam perjanjian dengan UEFA, kami meminta untuk bisa berpartisipasi dalam putaran final Liga Champions musim ini pada waktu dan tempat di selenggarakan,” kata Al Khelaifi seperti dikutip dari berita bola Football5star.com.

“Jika tidak mungkin untuk bermain di Prancis, kami akan bermain di luar negeri dengan jaminan bahwa kami akan menempatkan para pemain dan staf di kondisi kesehatan terbaik,” ucapnya lagi.

Keputusan pemerintah Prancis ini memang tidak disetujui oleh semua pihak. Sebab, banyak kerugiaan yang akan didapati jika Ligue 1 dihentikan. Hal ini diungkap oleh mantan pelatih timnas Prancis, Raymond Domenech, yang memperhatikan kerja pelatih yang kesulitan menyusun rencana baru saat kompetisi belum jelas kapan dapat digelar.

“Masalahnya adalah bahwa pelatih yang masih terikat kontrak akan kebingungan. Mereka harus menyiapkan program dan persiapan tanpa tahu tanggal pasti kompetisi akan digulirkan,” kata Domenech.