Suka Duka Mesut Ozil di Kelahiran Putri Pertamanya



Berita bola Inggris - Gelandang Arsenal, Mesut Ozil memberikan kabar gembira di tengah pandemi virus corona (COVID-19). Dirinya resmi menyandang status ayah pada Selasa (31/3/2020) dini hari WIB. Ozil dan istrinya, Amine Gulse, telah diberikan seorang anak berjenis kelamin perempuan yang cantik dan sehat.

Kabar gembira itu dibagikan itu Lewat unggahan di media sosial pribadinya.Mesut Oezil sangat terlihat bahagia dan mengungkapkan syukur yang sangat besar kepada sang pencipta karena telah memberikan seorang anak yang cantik.

Tidak lupa pemain anyar Arsenal itu memanjatkan doa untuk sang buah hati hasil pernikahannya selama sembilan bulan bersama Amine Gulse.“Terima kasih Tuhan, anak perempuan kami, Eda, telah lahir dengan sehat. Semoga Tuhan menjadikan dia orang yang baik untuk lingkungan sekitar dan seluruh umat manusia,” ucap Mesut Oezil dikutip dari akun Twitter-nya.

Mesut Oezil dan Amine Gulse menikah pada 7 Juni 2019 silam. Menariknya pernikahan ini hanya digelar untuk para tamu undangan yang terpilih saja. Seperti Presiden Turki Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang datang khusus untuk menjadi saksi dipernikahan sang pemain.

Ingin tetap membagikan kebahagian dirinya menikah saat itu, Mesut Ozil membiayai operasi 1.000 anak-anak kurang mampu sebagai tanda dirinya sangat peduli akan sesama dihari bahagia tersebut. Kini dirinya sangat terlihat bahagia karena kelahiran sang buah hati  dan ditemani istri yang sangat cantik kelahiran Turki itu.

Namun kebagiahan itu berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan oleh Mesut Ozil di Arsenal. Dibawah kepelatihan Mikel Arteta dirinya masih belum mampu menunjukkan kualitas yang sama ketika masih berseragam Real Marid.

Ozil memang sering dikritik dilapangan sebab dianggap performanya kurang konsistensi sejak bergabung dengan The Gunners pada 2013 silam. Memang diakui kalau performanya sedikit mulai bangkit d sejak Arsenal dikendalikan oleh Arteta,

Dilansir dari berita bola The Sun, Mikel Arteta saat ini sedang berusaha mencari pemain kunci di barisan pertahanan dan gelandang bertahan pada Bursa Transfer Musim Panas mendatang. Dimana dirinya berencana untuk membebaskan Ozil dari tekanan dilini depan sehingga dirinya dapat menunjukkan yang terbaik saat melakukan serangan.

Jika nantinya performa Ozil tidak kian membaik maka pemain yang didatangkan dari Real Madrid senilai £ 42,5 juta akan menemui batasnya. Kontraknya akan habis di Arsenal pada 2021, jadi tinggal kurang lebih sampai musim depan dirinya berseragam Arsenal secara kontrak.

The Gunners dikabarkan tidak lagi tertarik dengan Mesut Ozil yang kurang konsisten. Mereka tidak akan memperpanjang kontrak eks gelandang Real Madrid tersebut. Dengan rumor ini skuat besutan Mikel Arteta sudah pasti akan menjual sang gelandang pada bursa transfer agar dapat merekrut pemain berkelas yang baru.

Gaji Mesut Ozil yang sangat tinggi pun dipercaya menjadi alasan Arsenal mendepaknya. Nantina gaji yang tinggi akan dialokasikan kepada Pierre-Emerick Aubameyang untuk dapat mempertahankannya di Arsenal, selain memperpanjang kontrak dua pemain muda mereka, Bukayo Saka dan Reiss Nelson yang masih produktif.

Liverpool Layak Juara Jika Liga Inggris Tak Dilanjut


Berita bola terbaru hari ini, Senin, 30 Maret 2020. Gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan akan "baik-baik saja" jika pemuncak klasemen Liga Premier saat ini, Liverpool, dianugerahi gelar jika musim ini tidak bisa diselesaikan karena virus corona.

Liverpool unggul 25 poin dari Man City yang berada di urutan kedua, tetapi liga ditunda pada 13 Maret karena pandemi dengan tim Jurgen Klopp hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mengamankan gelar.

Semua sepak bola Inggris telah ditunda hingga 30 April, tetapi tanggal itu diperkirakan akan diperpanjang kembali, dengan dilockdownnya negara itu.

Ditanya oleh ZDF tentang prospek Liverpool mendapatkan gelar, Gundogan mengatakan: "Akan baik-baik saja bagi saya [jika Liverpool diberi gelar juara], Anda harus sportif."

Gelandang asal Jerman itu mengakui kemungkinan besar musim Liga Inggris akan dibatalkan, tanpa gelar atau degradasi.

“Ada pendapat yang berbeda. Bagi klub yang memiliki musim yang sangat baik, jelas tidak akan baik jika dibatalkan sekarang,” ucapnya.

“Di sisi lain, untuk klub yang tidak terlalu baik dan mungkin berada di tempat degradasi, pengabaian jelas akan cocok untuk mereka,” ujarnya.

Pemain di beberapa tim Jerman, termasuk Bayern Munich dan Borussia Dortmund, telah melakukan pemotongan upah sebagian untuk membantu karyawan lain di klub mereka selama krisis.

Belum ada pihak Liga Inggris yang memperkenalkan langkah-langkah seperti itu, tetapi Gundogan, yang menandatangani kontrak empat tahun dengan City Agustus lalu, mengatakan ia akan bersedia mengambil pemotongan gaji untuk mendukung yang lain.

“Tentu saja saya pikir tidak apa-apa, tidak perlu dikatakan lagi – (tetapi) belum ada pembahasan (soal potong gaji) di Inggris,” katanya.

"Mungkin karena klub-klub Inggris sedikit lebih kuat secara finansial daripada klub-klub di Jerman saat ini, tetapi untuk klub-klub amatir pada khususnya tidak akan mudah, jadi tentu saja masuk akal untuk berbicara tentang memotong gaji para pemain.

"Saya tidak tahu siapa yang memiliki keputusan akhir dalam keputusan itu. Di sisi lain, jika seorang pemain mengatakan, 'tidak, saya tidak ingin itu, saya bekerja keras untuk itu, saya mendapatkan gaji saya', maka itu akan jadi perbincangan.”

"Bagi saya pribadi, itu boleh saja tetapi jujur saja, Anda harus toleran dan jika ada pemain yang menentang itu, maka itu juga situasi yang dapat diterima."

Terpapar Corona, Mikel Arteta Jelaskan Kondisi Terbarunya



Berita bola terbaru hari ini, Selasa, 24 Maret 2020. Manajer Arsenal, Mikel Arteta mengatakan dia sudah pulih sepenuhnya dari virus corona. Pelatih asal Spanyol itu menjadi manajer Liga Inggris pertama yang didiagnosis positif terkena virus corona pada 12 Maret lalu.

Dia melaporkan merasa tidak sehat setelah Evangelos Marinakis – pemilik klub Yunani, Olymiakos, yang bermain melawan Arsenal di Liga Eropa pada bulan Februari – dikonfirmasi terinfeksi virus corona pada 10 Maret.

"Ini benar-benar mengecewakan saya melakukan tes setelah merasa kurang sehat. Saya akan kembali bekerja secepat mungkin setelah diizinkan kembali," ujar Arteta dikutip dari situs resmi Arsenal.

Selang beberapa hari kemudian dia memposting di akun twitternya kalu dia sudah merasa baikan.

“Terima kasih atas kata-kata dan dukungan Anda. Saya sudah merasa lebih baik. Kita semua menghadapi tantangan besar dan ini belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Arteta di Twitter.

“Kesehatan semua orang adalah yang terpenting saat ini. Lindungi satu sama lain dengan mengikuti pedoman dan kita akan melalui ini bersama-sama. Terima kasih kepada Premier League untuk membuat keputusan yang tepat,” Mikel Arteta menambahkan.

Setelah sepuluh hari berlalu sejak ia mengatakan sudah merasa baikan, dia saat ini sudah pulih total dari virus corona tersebut.

"Saya butuh tiga atau empat hari untuk kembali merasa lebih baik, dengan lebih banyak energi dan gejalanya hilang," ujar mantan gelandang Arsenal kepada media Spanyol La Sexta. "Saya dalam kondisi sangat baik sekarang. Saya merasa sudah pulih."



Para pemain The Gunners dijadwalkan untuk berlatih pada hari Selasa waktu setempat, setelah menyelesaikan isolasi selama 14 hari setelah Arteta didiagnosa, namun jadwal tersebut kembali ditunda.

"Tim utama Arsenal dijadwalkan kembali berlatih pada Selasa (24/3) setelah menyelesaikan masa isolasi 14 hari, menyusul Mikel Arteta yang positif terkena virus corona," ujar pernyataan resmi Arsenal, dikutip Sky Sports.

"Namun melihat situasi saat ini, sangat tak pantas dan tak bertanggung jawab untuk meminta para pemain kembali berlatih." "Oleh karena itu, tim utama, tim putri, dan para pemain akademi akan tetap tinggal di rumah masing-masing. Tinggallah di rumah dan selamatkan banyak nyawa," tutup pernyataan tersebut.

Beberapa pemain Arsenal melakukan isolasi diri setelah berita tes positif Marinakis, sementara The Gunners dijadwalkan menghadapi Man City di Stadion Etihad pada 11 Maret.

Berbicara pada hari Minggu, Arteta menambahkan: "Saya mendapat telepon dari dewan direksi setelah pelatihan ketika saya berada di mobil saya dan mereka mengatakan kepada saya bahwa presiden Olympiakos telah dites positif, dan semua orang yang melakukan kontak berisiko.

"Saya kemudian memberi tahu mereka bahwa saya merasa tidak enak badan dan bahwa kami memiliki situasi karena kami memiliki banyak pemain yang telah melakukan kontak dengan mereka.

Liverpool pantas Mendapatkan Gelar Liga Inggris


Berita bola terbaru hari ini, Senin, 23 Maret 2020. Mantan penyerang Manchester United, Wayne Rooney percaya Liverpool harus diberikan kesempatan untuk menyelesaikan musim Liga Inggris dan mengangkat trofi sebagai juara.

Ia mengatakan tidak menyelesaikan kamanye 2019-20 setelah pandemi virus corona mereda akan menciotakan terlalu banyak masalah.

Menulis di Sunday Times, pemain sekaligus pelatih di Derbi County juga mengindikasikan mungkin diperlukan hingga akhir tahun ini untuk melakukannya, tetapi sepakbola harus mengikuti saran pemerintah tentang cara menanganni krisis kesehatan.

“Liverpool akan menjuarai Liga Primer,” tulis Rooney di Sunday Times. “Sekarang, kalian bisa bayangkan, saya mendapati fans Everton yang menelepon saya dengan mengatakan: ‘Musim ini harus dibatalkan!’ Dan, tentu saja, sebagai Evertonian dan seseorang yang pernah bermain untuk Manchester United selama 13 tahun, ada sedikit bagian dari saya yang berpikir [pembatalan] itu akan bagus.

“Namun tidak. Liverpool sejauh ini sudah fantastis. Mereka bekerja keras. Mereka pantas mendapatkan gelarnya. Bisa Anda bayangkan menunggu 30 tahun dan kemudian digagalkan seperti ini? Keputusan yang tepat [untuk menunda kompetisi] sudah diambil.

“Ini juga benar dari segi promosi dan degradasi dan zona Liga Champions. Isu ini adalah hal besar untuk klub-klub yang terlibat dan saya bisa bayangkan akan ada pertarungan di pengadilan jika musim ini diabaikan.

“Hal paling adil adalah menuntaskan musim 2019/20 - sekalipun jika kami harus mengorbankan musim berikutnya.

“Ini takkan mengejutkan buat saya jika musim ini berakhir pada pengujung 2020. Sepakbola, seperti industri lain, adalah wilayah yang tidak diketahui dan, seperti industri lainnya, harus mendengarkan saran dan mempertimbangkan semuanya demi pencegahan.

“Bagi saya, itu menutup kemungkinan untuk mengakhiri musim tanpa penonton.”
Liverpool saat ini unggul 25 poin di puncak klasemen sementara Liga Inggris dari Manchester City yang berada di peringkat kedua. Mereka hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk bisa merebut gelar Liga Inggris mereka untuk yang pertama kali dalam 30 tahun terakhir.

Klub-klub Liga Inggris akan berkumpul kembali untuk membahas virus corona pada pertemuan berikutnya pada 3 April, dengan laporan bahwa rencana untuk mencoba melanjutkan pada awal Juni sedang dibahas.

Ayah Luka Jovic : Biarkan dia masuk penjara



Berita bola terbaru hari ini, Senin 23 Maret 2020 datang dari Ayah Luka Jovic, Milan Jovic. Dirinya mengatakan kalau anaknya tidak sengaja melanggar aturan Serbia. Baginya sang anak hanya tidak mengetahui aturan yang diterapkan oleh Serbia. Sehingga terjadi kesalahpahaman di publik Serbia saat ini.

Sebelumnya, Luka Jovic menghebohkan publik Serbia setelah disinyalir mengabaikan perintah isolasi. Dirinya memilih terbang ke Serbia dari Madrid untuk tinggal sementara di kampung halamannya. Awalanya Jovic sudah melakukan tes corona dan dinyatakan negatif namun harus mengisolasi dirinya dan pemain Real Madrid lainnya.

Seperti yang diketahui kalau Serbia telah mengeluarkan peraturan terkait virus yang mewabah seluruh dunia itu. Pemerintah Serbia melarang siapa saja warga yang datang dari negara positif seperti Spanyol untuk masuk ke wilayah Serbia. Mereka dihimbau tetap berada di negara tersebut sampai situasi kondusif atau ada pengumuman dari pemeritah setelah virus corona teratasi.

Menariknya Luka Jovic yang sudah berada di Serbia selama masa karantian. Dirinya pun secara tidak langsung melanggar aturan dari Real Madrid dan juga Serbia. Sesuai himbauan kalau pemain tersebut tetap berada di Madrid sampai habis masa karantinanya. Seperti yang diketaui kalau  Spanyol saat ini sudah berada di urutan keempat yang terjangkit virus corona. Wajar memang jika negara atau pemerintah menerapkan peraturan keluar atau masuk dari Spanyol.

Namun Milan Jovic kalau anaknya Luka Jovic tidak sengaja kabur dari karantina. Baginya pemain muda Real Madrid tersebut  hanya pulang kekampung halaman untuk bertemu dengan keluarganya. Sang pemain mendapatkan kritik pendas setelah Jovic sempat tertangkap kamera sedang berpesta dengan kawan-kawannya untuk merayakan ulang tahun sang pacar.

“Biarkan dia masuk penjara, tetapi hanya jika dia bersalah. Luka lulus dua tes dan negatif di keduanya. Itu sebabnya dia mengerti bahwa dia bisa datang ke Serbia. Sekarang dia tampaknya menjadi penjahat besar,” kata Milan di berita bola terbaru hari ini Marca.

“Saya sepenuhnya setuju dengan presiden dan Perdana Menteri Serbia, tetapi hanya jika dia bersalah. Dia akan menerima keputusan itu jika dia melakukan kesalahan, tetapi dia pergi ke Beograd untuk pulang ke rumah. Luka tidak merayakan apa pun di jalan. Dia bersama pacarnya di rumah. Dia tidak bisa meninggalkan rumah karena pacarnya hamil.”

Sang ayah pun menceritakan hal yang menurutnya menjadi salah paham dimedia sosial. Milan mengatakan kalau foto yang tersebar itu saat keduanya sedang berada di Spanyol. Saat ini Jovic hanya berada dirumah bersama dengan keluarganya.

“Foto-foto diambil dari keduanya yang bersenang-senang, tetapi mereka berada di Spanyol. Luka datang ke Serbia untuk bersama keluarganya. Kami tahu dia akan datang. Dia selalu siap membantu negaranya, secara finansial atau dengan cara apa pun. Saya pikir kritiknya sudah berlebihan. Ada hal-hal yang belum dipahami. Sangat menyakitkan bagi saya untuk melihat apa yang telah terjadi,” tuntas Milan.

WHO Beri Apresiasi Kepada Cristiano Ronaldo




Berita bola terbaru hari ini, Rabu 17 Maret 2020 datang dari, Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dimana mereka memberikan apresiasi kepada mega bintang, Cristiano Ronaldo. WHO menilai sikap toko dunia ini sangat patut dicontoh dengan peduli kepada orang lain khususnya kepada korban virus corona.

Cristiano Ronaldo memang kerab kali memberikan perhatian dirinya kepada musim apapun itu. Terbaru dirinya memberikan semangat dan himbauan kepada para pengikutnya. Dirinya meminta setiap orang menjaga kesehatan dirumah masing-masing. Dirinya bahkan menegaskan untuk pentingnya mendengarkan saran dari WHO agar tidak terjangkit virus mematikan ini.

"Dunia sedang melalui masa yang sangat menyulitkan dan butuh kepedulian serta kewaspadaan tinggi dari kita semua," ujar Ronaldo dalam unggahannya di situs WHO.

"Saya bicara hari ini bukan sebagai pesepakbola, tapi sebagai anak, ayah, manusia biasa yang begitu khawatir dengan perkembangan penyebaran virus di seluruh dunia saat ini," sambungnya.

"Sangat penting untuk kita mengikuti semua saran dari WHO dan instansi pemerintah terkait cara penanganan situasi saat ini. Perlindungan nyawa manusia adalah prioritas utama saat ini.

Melihat kepedulian dari bintang Juventus itu sudah pasti WHO merasa sangat senang. Mereka sangat berterima kasih karena secara tidak langsung mereka membatu WHO dalam menghambat virus corona tersebut. Dengan menempatkan kesehatan masyarakat diatas segalanya tujuan utama dari WHO sekarang ini.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang memuji langkah CR7, dalam mengingatkan dunia untuk peduli pada kesehatan masyarakat dari penyebaran virus corona. Politisi dan Akademisi Ethiopia itu juga menapresiasi seluruh toko sepak bola dunia yang ikut aktif melawan Corona.

“Terima kasih saya ucapkan kepada Jurgen Klopp dan Liverpool atas pesan kuat Anda kepada dunia kita, ” ujar Ghebreyesus dengan penuh rasa haru biru. “Menempatkan kesehatan masyarakat sebagai yang utama, mengurangi risiko penyebarannya, merawat yang rentan dengan kasih sayang: semua itu adalah cara-cara WHO.”

“Kita pasti akan memenangkan pertarungan melawan COVID-19 jika kita mau bekerja sama. WHO merasa bersyukur atas solidaritas yang ditunjukkan oleh Jurgen Klopp dan Liverpool, Alisson Becker, Cristiano, Paul Pogba, FIFA, Peter Schmeichel, Andrea Radrizzani, Romain Grosjean dan masih banyak lagi tokoh penting dalam dunia olahraga,” pungkasnya.

Sementara, Paul Pogba yang juga disebutkan namanya diatas ikut aktif memberikan himbauan kepada para pengikutnya di Instagram. Sebanyak 39.7 juta pengikut sudah melihat postingan sang pemain berkelas Manchester United. Dirinya mengajak para followersnya untuk mulai membiasakan menutup mulut ke arah siku tangan saat bersin atau batuk daripada ke arah telapak tangan.

Liverpool vs Atletico: Klopp Salahkan Waktu Terciptanya Gol



Berita bola terbaru hari ini, 12 Maret 2020 datang dari juara bertahan Liverpool yang keluar dari Liga Champions setelah kekalahan dramatis 3-2 dari Atletico Madrid di leg kedua babak 16 besar setelah perpanjangan waktu.

Setelah gol pembuka dari Georginio Wijnaldum dan gol Roberto Firmino di perpanjangan waktu tampaknya telah menempatkan tim Jurgen Klopp yang berusaha untuk meraih gelar ini untuk yang ketujuh kalinya ke babak perempat final, tetapi Marcos Llorente mengubah semua itu.

Pemain pengganti itu memanfaatkan blunder dari kiper Liverpool, Adrian ada menit ke-97 untuk mengejutkan Anfield dan kemudian menambahkan gol keduanya yang membuat Liverpool membutuhkan dua gol untuk menang. Selanjutnya, pemain pengganti Alvaro Morata menambahkan gol ketiga untuk Atletico Madrid yang mengeluarkan sang juara bertahan dari kompetisi ini.

Itu adalah hasil yang luar biasa bagi tim Diego Simeone yang memiliki banyak pemain bertahan berkualitas, namun kewalahan menghadapi ara penyerang pemuncak klasemen Liga Inggris itu.



Usai pertandingan Liverpool vs Atletico ini, Jurgen Klopp tampaknya menyalahkan waktu terciptanya gol. Ia mengaku timnya mencetak gol pada saat yang tidak tepat.

“Saya mencari kata-kata yang tepat. Kesalahan utama kami adalah tidak mencetak gol kedua lima menit sebelumnya. Kami mencetaknya di waktu tambahan, bukan saat laga berjalan 90 menit,” ujar Klopp seperti dikutip Football5star dari BT Sport, Kamis (12/3/2020).

“Selama 90 menit kami bermain luar biasa. Kami kemudian kalah dengan cara tertentu dan itu selalu berbeda. Tapi sulit untuk menjelaskan gol itu. Kami akan datang lagi dan kemudian pergi lagi. Sekarang saatnya kami keluar,” ia menambahkan.

Selain itu ia juga mempertanyakan cara bermain Atletico yang bermain bertahan, ia mengatakan dengan kualitas pemain yang mereka miliki seharusnya mereka bermain lebih terbuka.

"Saya sepenuhnya gembira dengan performa kami. Sangat sulit untuk menghadapi tim seperti ini," ujarnya kepada BT Sport.

"Saya tidak memahami, dengan kualitas yang mereka miliki dengan sepakbola yang mereka mainkan. Mereka bisa memainkan sepakbola yang layak tetapi mereka bertahan dengan dalam dan melakukan serangan balik.

"Tentu saja kami menerima ini, tetapi hari ini tidak terasa benar. Saya menyadari, saya pecundang buruk, terutama ketika para pemain memberikan kerja begitu keras melawan pemain kelas dunia yang bertahan dengan dua baris empat pemain.

Susunan Pemain Liverpool vs Atletico:

Liverpool (4-3-3): 13-Adrian; 26-Andy Robertson, 4-Virgil van Dijk, 12-Joe Gomez, 66-Trent Alexander-Arnold; 14-Jordan Henderson (Fabinho 106’), 5-Giorginio Wijnaldum (Divock Origi 106’), 15-Alex Oxlade Chamberlain (James Milner 52’); 10-Sadio Mane, 9-Roberto Firmino, 11-Mohamed Salah

Pelatih: Juergen Klopp

Atletico Madrid (4-4-2): 13-Jan Oblak; 23-Kieran Trippier (Sime Vrsaljko 91’), 15-Stefan Savic, 18-Felipe, 12-Renan Lodi; 8-Saul Niguez, 5-Thomas Partey, 6-Koke, 10-Angel Correa (Jose Gimenez 106’); 19-Diego Costa (Marcos Llorente 56’), 7-Joao Felix (Alvaro Morata 103’)

Pelatih: Diego Simeone